English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Peringati HUT Pendidikan Nasional, Direktur PNUP : Pimpinan Harus Beri Contoh

03 May 2021 - 10:05 WITA · HUMAS · 240

Upacara bendera hari pendidikan nasional dilaksanakan secara tatap muka bertempat di halaman parkir kampus 1 PNUP Tamalanrea Makassar (3/5).

Hari pendidikan yang diperingati setiap tanggal 2 Mei serentak dilakukan oleh civitas akademika PNUP pada hari ini. Momentum pelaksanaan hari pendidikan dirangkaikan dengan sosialisasi penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek menjadi Kemendikbud & Ristek.

Direktur PNUP yang bertindak selaku inspektur upacara menyampaikan pidato seragam Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek yang menitikberatkan pada serentak bergerak wujudkan merdeka belajar.

"Sesuai visi misi kita bahwa unggul dan berdaya saing, menarik dan berwawasan akademik dan berdaya saing tinggi". Ucapnya

"Sudah ada perubahan selama menjabat dan dapat lihat dari lapangan parkir, ruang direktorat. Karena bangunan dan kampus harus menarik, ciptakan suasana menarik, kondusif, dan berwawasan akademik". Harapnya

"Jalan jalur dua segera diselesaikan, serta pintu gerbang akan di-finishing tahun ini karena tahun lalu tidak sempat diselesaikan karena anggaran". Sambungnya

Arahan dirjen vokasi bahwa setiap satker harus mandiri, setidaknya menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

"BLU yang diharapkan jangan salah paham karena tidak mungkin pemerintah membuat kebijakan justru kita menderita tapi justru pemerintah beritikad baik supaya kita dapat mandiri dan cepat dalam pelayanan". Tukasnya

"Selama ini proses pelayanan kita lambat, coba lihat Polinema Malang apa yang di lakukan dalam 4 tahun terakhir mendapatkan  15-16 ribu mahasiswa serta kegiatan lain yang serba cepat". Tegasnya

Selain masalah BLU harapan Direktur agar tahun depan upacara dilaksanakan di kampus dua Moncongloe Maros.

"Kampus dua kita akan manfaatkan lakukan upacara seperti ini, disana sudah ada mobiler dan tempat untuk jajaran wadir dan kabau serta jajarannya sisa koordinasi untuk percepatan penggunaannya". Harapnya

Bagi tenaga kependidikan (tendik) bahwa hakikat reformasi birokrasi adalah kinerja. Olehnya itu, pelayanan harus ditingkatkan seiring dengan peningkatan tunjangan kinerja yang didapatkan setiap bulan.

"Saya selama ini kalau pagi-pagi memantau kehadiran tendik masih melihat keterlambatan para pejabat struktural sampai 20% yang hadir. Pimpinan itu harus menjadi contoh yang baik begitu pula jurusan harus menjadi contoh yang baik." Harapnya

Selanjutnya sebelum menutup sambutannya, Direktur berpesan bahwa hari ini bertambah lagi satu orang yang bergelar profesor (guru besar) atas nama Profesor Muhammad Arsyad dari jurusan teknik mesin dan menjadi profesor kelima di PNUP. Namun dilain hal beberapa orang dosen dan tendik juga ada yang pensiun. Sementara penerimaan CPNS sangat terbatas.

"Alhamdulillah kita mendapatkan satu lagi bergelar profesor atas nama Prof Muhammad Arsyad, tapi disisi lain tahun ini juga ada beberapa dosen dan tendik yang pensiun". Ucapnya

Terakhir atas nama Direktur PNUP mengucapkan selamat menjalani ibadah puasa bagi yang menjalankan semoga tetap sehat dalam beraktivitas.


@poltek_upg