English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Perkuat Daya Saing Lulusan Vokasi Melalui Revitalisasi Laboratorium Bahasa

20 Jan 2026 - 15:58 WITA · 20 Jan 2026 - 17:06 WITA · PUBLIC RELATION · 27

(HumasPNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan Program Revitalisasi Laboratorium Bahasa Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat transformasi pendidikan vokasi. Program ini merupakan bagian dari komitmen PNUP di bawah kepemimpinan Direktur Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 1 (Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak) dan IKU 2 (Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus). 


Revitalisasi Laboratorium Bahasa dirancang untuk mentransformasi fasilitas pembelajaran menjadi Teaching Factory Komunikasi Profesional yang terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/Problem-Based Learning), sistem uji kompetensi berbasis komputer (Computer Based Test/CBT), serta layanan sertifikasi bahasa berstandar industri. Transformasi ini menjadi bagian dari strategi PNUP dalam memperkuat ekosistem pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).


Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., menegaskan bahwa penguatan kompetensi komunikasi profesional merupakan kunci dalam meningkatkan daya saing lulusan vokasi. "Laboratorium Bahasa berstandar industri kami posisikan sebagai infrastruktur strategis pembentuk soft skills industri. Melalui revitalisasi ini, PNUP menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki kompetensi komunikasi profesional yang dibutuhkan dunia kerja nasional maupun global," ujarnya.


Program revitalisasi ini secara langsung mendukung pencapaian IKU 1 melalui penguatan kompetensi komunikasi profesional, penyediaan akses sertifikasi bahasa berstandar industri, serta integrasi kemampuan komunikasi kerja dalam kurikulum vokasi. Melalui pembelajaran berbasis simulasi kerja dan uji kompetensi, mahasiswa dibekali keterampilan soft skills terukur yang relevan dengan kebutuhan DUDI. Penguatan ini diarahkan untuk meningkatkan keterserapan lulusan di dunia kerja, kesesuaian bidang kerja, serta daya saing lulusan PNUP pada sektor-sektor industri strategis Indonesia Timur.


Pada aspek IKU 2, revitalisasi Laboratorium Bahasa memperkuat pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus melalui penerapan Teaching Factory dan kolaborasi dengan DUDI serta lembaga sertifikasi. Mahasiswa memperoleh pengalaman kontekstual melalui keterlibatan langsung dalam pembelajaran berbasis proyek, layanan profesional, pelatihan, dan sertifikasi bahasa yang membekali mereka dengan pengalaman kerja nyata dan kesiapan memasuki dunia kerja.


Wakil Direktur IV PNUP sekaligus Ketua Pelaksana Program Revitalisasi, Dr. Ir. Nurhayati, S.Si., M.T., menjelaskan bahwa program ini dirancang menghasilkan dampak langsung terhadap mutu pembelajaran dan kesiapan kerja lulusan. "Target hingga akhir 2026 meliputi integrasi laboratorium pada minimal delapan mata kuliah berbasis proyek, peningkatan jumlah peserta uji kompetensi bahasa, serta pengembangan layanan profesional berbasis bahasa. Seluruh capaian ini diarahkan untuk memperkuat pengalaman industri mahasiswa sekaligus meningkatkan peluang kerja lulusan," jelasnya.


Melalui revitalisasi Laboratorium Bahasa ini, PNUP menegaskan komitmennya pada transformasi pembelajaran vokasi yang berorientasi pada kebutuhan industri, penguatan pengalaman belajar mahasiswa, serta peningkatan daya saing lulusan. Program ini diharapkan menjadi salah satu pengungkit utama pencapaian IKU 1 dan IKU 2 sekaligus memperkuat posisi PNUP sebagai perguruan tinggi vokasi unggulan di Indonesia Timur.