English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Mahasiswa PNUP Raih Juara 2 dan Public Voting Winner pada Hack for Humanity 2026 International Hackathon

17 Mar 2026 - 08:00 WITA · 17 Mar 2026 - 13:57 WITA · PUBLIC RELATION · 259

(HumasPNUP) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) di kancah internasional. Tim mahasiswa dari Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan (TMJ), Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, berhasil meraih Juara 2 sekaligus Public Voting Winner pada ajang Hack for Humanity 2026 International Hackathon yang diselenggarakan secara daring melalui platform pengembang global Devpost.

Tim PNUP terdiri dari Raffi Fadlika (TMJ-23), Ryan Saputra Baba (TMJ-23), Andi Muh. Al Qaf Wiryawan (TMJ-23), dan Khadijah Meidina Eka Putri (TMJ-24). Dalam kompetisi ini mereka didampingi oleh Nurul Khaerani Hamzidah, S.T., M.T. selaku supervisor sekaligus Ketua Program Studi TMJ.

Pada kompetisi tersebut, tim PNUP mengembangkan proyek inovatif bertajuk “Guardian of Earth”, sebuah solusi teknologi digital yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat serta menghadirkan pendekatan inovatif dalam menghadapi berbagai permasalahan lingkungan.

Hack for Humanity 2026 International Hackathon merupakan kompetisi hackathon internasional yang diikuti oleh 777 peserta dari berbagai negara di dunia. Ajang ini mempertemukan mahasiswa, pengembang teknologi, dan inovator global untuk menciptakan solusi digital terhadap berbagai isu lingkungan, mulai dari perubahan iklim, polusi, pengelolaan limbah, hingga pelestarian keanekaragaman hayati.

Dalam kompetisi tersebut, tim mahasiswa PNUP berhasil menorehkan prestasi istimewa. Selain meraih Juara 2 secara keseluruhan, tim ini juga berhasil memenangkan kategori Public Voting Winner, yang menunjukkan tingginya dukungan dan apresiasi dari komunitas global terhadap inovasi yang mereka kembangkan.

Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena tim mahasiswa PNUP bersaing langsung dengan berbagai universitas ternama dari berbagai negara. Pada kompetisi ini, Juara 1 diraih oleh University of Waterloo, Kanada, sementara Juara 3 diraih oleh KJ Somaiya College of Engineering, India, dan penghargaan Best AI/ML diraih oleh University of KwaZulu-Natal, Afrika Selatan.

Dalam ajang ini, Politeknik Negeri Ujung Pandang menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Indonesia yang berhasil masuk sebagai finalis sekaligus pemenang utama serta meraih dua penghargaan dalam kompetisi internasional tersebut.

Melalui proyek Guardian of Earth, mahasiswa TMJ PNUP menunjukkan bahwa inovasi teknologi yang lahir dari mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Solusi yang mereka kembangkan tidak hanya mengedepankan aspek teknologi, tetapi juga membawa pesan penting mengenai pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Ketua Program Studi TMJ, Nurul Khaerani Hamzidah, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PNUP memiliki kemampuan, kreativitas, dan daya saing untuk berkompetisi di tingkat internasional.

“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi serta membawa nama baik institusi perguruan tinggi dan Indonesia di kancah global,” ujarnya.

Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian yang diraih mahasiswa PNUP tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, kolaborasi, serta semangat inovasi yang terus didorong di lingkungan kampus.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional. Kami sangat bangga dan akan terus mendukung pengembangan talenta mahasiswa agar mampu menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan,” ungkapnya.

Prestasi ini sekaligus menegaskan komitmen Politeknik Negeri Ujung Pandang dalam mendorong pengembangan inovasi teknologi serta memperkuat peran pendidikan vokasi Indonesia dalam menjawab berbagai tantangan global.


@poltek_upg