PNUP Gelar Exit Meeting Audit Laporan Keuangan BLU TA 2025
(Humas PNUP) — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan Exit Meeting Audit Laporan Keuangan Badan Layanan Umum (BLU) Tahun Anggaran 2025 bersama Kantor Akuntan Publik (KAP) Abdul Hamid dan Rekan pada Senin, 9 Februari 2026, di Ruang Rapat Gedung Direktorat Lantai 2 Kampus 1 PNUP.
Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian proses audit laporan keuangan PNUP yang bertujuan untuk menyampaikan hasil pekerjaan lapangan, membahas catatan sementara, serta melakukan klarifikasi dan penyelarasan data dan informasi sebelum penyusunan laporan audit secara menyeluruh.
Exit meeting dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pejabat terkait di lingkungan PNUP, meliputi para Wakil Direktur, Ketua dan Sekretaris Satuan Pengawasan Internal (SPI), para Plt. Kepala Bagian, Kepala Pusat, Kepala UPA, Kepala Subbagian, Ketua Kelompok Kerja (Pokja), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) beserta staf, serta seluruh staf Pokja Keuangan, Pokja Sistem Akuntansi Instansi (SAI), dan Barang Milik Negara (BMN).
Dalam kesempatan tersebut, tim KAP Abdul Hamid dan Rekan menyampaikan hasil pekerjaan lapangan audit laporan keuangan BLU PNUP, termasuk temuan, catatan audit, dan rekomendasi perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan institusi.
Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan exit meeting menjadi momentum penting untuk memastikan kesesuaian pengelolaan keuangan dengan standar akuntansi dan regulasi yang berlaku.
"Exit meeting ini merupakan bagian dari upaya PNUP untuk memastikan seluruh proses pengelolaan keuangan BLU dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap catatan dan rekomendasi hasil audit akan menjadi bahan evaluasi bagi unit kerja untuk perbaikan tata kelola keuangan ke depan," ujar Prof. Rusdi Nur.
Melalui kegiatan ini, PNUP berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh hasil dan rekomendasi audit secara serius dan terukur sebagai wujud penguatan tata kelola keuangan yang baik (good governance) serta peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan institusi.










