PNUP Perkuat Diplomasi Vokasi Indonesia–Tiongkok, Teken Sejumlah MoU Strategis di Forum TVET Internasional
(HumasPNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menegaskan komitmennya dalam internasionalisasi pendidikan vokasi melalui partisipasi aktif pada forum kerja sama Technical and Vocational Education and Training (TVET) Indonesia–Republik Rakyat Tiongkok yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada pada 26–28 April 2026.
Dalam forum tersebut, PNUP mencatat capaian penting melalui penandatanganan sejumlah Memorandum of Understanding (MoU) strategis dengan mitra industri dan perguruan tinggi dari Tiongkok sebagai langkah memperkuat kolaborasi global di bidang pendidikan vokasi.
Salah satu agenda utama adalah MoU triparti antara Politeknik Negeri Ujung Pandang, LiuGong Indonesia, dan Liuzhou Polytechnic University. Kerja sama ini diarahkan pada pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri, program magang internasional, transfer teknologi, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta riset terapan bersama.
Selain itu, PNUP juga melakukan kesepakatan kerja sama dengan Guangxi Polytechnic of Construction. Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang pertukaran akademik, penguatan bidang konstruksi dan teknologi terapan, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor vokasi.
Direktur PNUP Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., didampingi Wadir IV, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., serta PJ. KUI, Sitti Sahriana, S.S., M.AppLing., yang juga berperan sebagai panitia kegiatan pada forum internasional tersebut. Kehadiran pimpinan kampus menunjukkan keseriusan PNUP dalam membangun jejaring global yang berdampak langsung bagi peningkatan mutu pendidikan dan lulusan.
Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, menyampaikan bahwa kerja sama internasional ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pengalaman global bagi mahasiswa serta memperkuat kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri masa depan.
Melalui berbagai MoU tersebut, PNUP semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi vokasi unggul yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat internasional.





