TIM PNUP LOLOS PENDANAAN PPK ORMAWA 2026 MELALUI INOVASI SMART CLOVE-DRYER BERBASIS IoT
(HumasPNUP) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang. Tim mahasiswa PNUP berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Tim dari Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer PNUP tersebut mengusung subproposal berjudul “SMART CLOVE-DRYER: Transformasi Digital Pascapanen Cengkeh Berbasis IoT dan Sistem Traceability guna Mewujudkan Desa Mandiri Teknologi di Desa Kanrung” dengan topik Smart Farming. Keberhasilan ini tercantum dalam pengumuman resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1752/DST/B2/DT.01.01/2026 tanggal 21 Mei 2026.
Tim ini dibimbing oleh dosen pendamping, Mardawia Mabe Parenreng, S.ST., M.T., dengan ketua tim Andi Rafli bersama anggota Aisah Apriala, Aidil Hidayat, Muhammad Athaillah B, Ahmad Firdaus, Ade Egar Tri Ramadhan, Muh. Iqbal Azzahir, Andi Yuthi Karima M., Khusnul Imratussaliha, Abdul Hakim, Rasyah Risqullah Rahman Abdullah, Putra Ramadhani Makmur, dan Indana Fayza Jinan Ulya.
Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof. Rusdi Nur, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa PNUP dalam meraih pendanaan nasional menjadi bukti nyata kreativitas, inovasi, dan kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ucapan selamat juga disampaikan oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PNUP, Dr. Andi Muhammad Subhan. Ia berharap program ini dapat diimplementasikan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kanrung, khususnya dalam pengembangan sistem pascapanen cengkeh berbasis teknologi digital dan pemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri teknologi.
Program SMART CLOVE-DRYER diharapkan mampu menghadirkan inovasi pengeringan cengkeh berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem traceability yang mendukung efisiensi, kualitas hasil panen, serta peningkatan nilai ekonomi masyarakat desa melalui pendekatan smart farming berkelanjutan.





