Delegasi PNUP Ikuti Design Thinking Facilitation Workshop di Singapore Polytechnic untuk Persiapan Learning Express 2026
(HumasPNUP) – Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pendidikan vokasi berstandar internasional melalui partisipasi dalam Design Thinking Facilitation Workshop yang diselenggarakan oleh Singapore Polytechnic pada tanggal 2–3 Juni 2026 di Singapura. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Learning Express (LeX) 2026 yang akan dilaksanakan di Makassar mulai tanggal 21 September hingga 2 Oktober 2026.
Delegasi PNUP yang mengikuti kegiatan ini terdiri atas Sitti Sahriana, S.S., M.App.Ling, Penanggung Jawab Kantor Urusan Internasional sekaligus Coordinator LeX Program PNUP, Nurul Hidjrah Hairuddin, S.S., M.Hum., dan Ir. Muhammad Dwiyanto Agung Prakasa, S.T., M.T., dosen yang akan menjadi Facilitator pada program Learning Express September 2026. Keikutsertaan para delegasi tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen kerja sama antara PNUP dan Singapore Polytechnic dalam pengembangan kapasitas dosen dan implementasi program Learning Express.
Kerja sama antara PNUP dan Singapore Polytechnic telah berlangsung sejak tahun 2006 dan terus berkembang melalui berbagai program akademik, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi internasional. Salah satu implementasi utama dari kerja sama tersebut adalah Learning Express (LeX), sebuah program pembelajaran berbasis Design Thinking yang menghubungkan mahasiswa, dosen, dan masyarakat dalam menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai permasalahan nyata di lingkungan sekitar.
PNUP mulai melaksanakan Learning Express sejak tahun 2016 dan hingga saat ini menjadi satu-satunya politeknik di Indonesia yang secara aktif dan berkelanjutan menyelenggarakan program tersebut bersama Singapore Polytechnic. Selama periode pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga 2022, pelaksanaan Learning Express mengalami penyesuaian format menjadi kegiatan daring dan hibrida. Setelah kondisi global membaik, program ini kembali dilaksanakan secara luring mulai tahun 2023 dan terus berkembang hingga saat ini.
Selama dua hari pelatihan, peserta mengikuti rangkaian materi Design Thinking yang menjadi dasar pelaksanaan Learning Express. Pada hari pertama, peserta memperoleh materi Programme Overview, Introduction to Design Thinking, Sense and Sensibility, Empathy through Interviews and POEMS Observation, Data Analysis, dan Persona Creation. Materi tersebut membekali peserta dengan kemampuan memahami kebutuhan pengguna melalui observasi, wawancara, analisis data, serta penyusunan profil pengguna (persona) sebagai dasar pengembangan solusi.
Pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan materi Ideation, Concept Strengthening Framework, dan Prototype yang berfokus pada pengembangan ide, penyempurnaan konsep, dan pembuatan purwarupa solusi. Selain itu, peserta mengikuti sesi Design Thinking Summary and Reflection, LeX Programme and Administrative Matters, serta forum Meet and Greet SP and Partner LeX Facilitators Sep/Oct 2026.
Forum tersebut mempertemukan para fasilitator dari berbagai institusi mitra Singapore Polytechnic yang akan menyelenggarakan Learning Express pada tahun 2026, yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY), Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Bina Nusantara University (BINUS), Chitralada Technology Institute (Thailand), Politeknik Maritim Sultan Nazrin Shah (Malaysia), dan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperkuat jejaring internasional, serta melakukan koordinasi pelaksanaan Learning Express di masing-masing institusi.
Selain mengikuti pelatihan, Sitti Sahriana selaku Penanggung Jawab Kantor Urusan Internasional (KUI) sekaligus Koordinator Learning Express PNUP menjalankan agenda strategis institusi dengan membawa Memorandum of Understanding (MoU) terbaru antara PNUP dan Singapore Polytechnic yang telah ditandatangani oleh Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., pada tanggal 26 Mei 2026. Penyerahan dokumen tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat dan memperbarui kerja sama kedua institusi dalam bidang pendidikan, pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa, implementasi Learning Express, serta berbagai kegiatan akademik dan internasional lainnya.
Melalui partisipasi dalam Design Thinking Facilitation Workshop ini, PNUP tidak hanya meningkatkan kompetensi dosen sebagai fasilitator Learning Express, tetapi juga memperkuat posisi institusi sebagai pelaksana utama Learning Express di lingkungan pendidikan vokasi Indonesia. Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen PNUP dalam mendukung internasionalisasi pendidikan vokasi, pengembangan inovasi sosial, serta peningkatan kualitas pembelajaran berbasis pengalaman dan penyelesaian masalah nyata di masyarakat.








