Prof Ahmad Rizal Sultan Tinjau Kesiapan Pelaksanaan UTBK PSDKU PNUP di Kabupaten Kolaka
(Humas PNUP) — Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tahun 2026 berjalan optimal, Wakil Direktur Bidang Akademik Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Prof. Ahmad Rizal Sultan, melakukan kunjungan monitoring ke lokasi pelaksanaan UTBK Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) PNUP di Kabupaten Kolaka pada Minggu, 07 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung berbagai aspek kesiapan pelaksanaan ujian, mulai dari fasilitas ruang ujian, perangkat komputer, sistem keamanan, hingga kesiapan panitia lokal dalam mendukung kelancaran UTBK.
Pada pelaksanaan UTBK tahun ini, tercatat sebanyak 41 peserta mengikuti seleksi di lokasi PSDKU PNUP Kabupaten Kolaka. Kehadiran lokasi ujian di Kolaka diharapkan dapat memberikan kemudahan akses bagi calon mahasiswa di wilayah tersebut dan sekitarnya untuk mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi vokasi.
Prof. Ahmad Rizal Sultan menyampaikan bahwa pelaksanaan UTBK memerlukan koordinasi dan kesiapan yang matang agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tertib. Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung proses seleksi masuk perguruan tinggi yang transparan dan berkualitas.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan UTBK di PSDKU PNUP Kabupaten Kolaka berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kami berharap peserta dapat mengikuti ujian dengan baik tanpa kendala teknis,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Ahmad Rizal Sultan juga berdialog dengan panitia pelaksana dan melakukan pengecekan langsung terhadap perangkat ujian serta sistem pendukung lainnya. Secara umum, kesiapan pelaksanaan UTBK di lokasi tersebut dinilai telah berjalan dengan baik dan siap digunakan.
Melalui kegiatan monitoring ini, PNUP menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan UTBK yang profesional, tertib, dan berkualitas sebagai bagian dari proses seleksi pendidikan tinggi di Indonesia.




