English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Dosen PNUP Terpilih Wakili Indonesia dalam Pelatihan Robotika dan Manufaktur Cerdas di Tiongkok

10 Jun 2026 - 11:04 WITA · 10 Jun 2026 - 13:57 WITA · PUBLIC RELATION · 324

(HumasPNUP) - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi industri global, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengambil langkah strategis dengan mengutus dosennya, Imran Habriansyah, S.ST., M.T., untuk mengikuti program Indonesian Mechanical and Electrical Talent Training Project di Minjiang Teachers College (MJTC), Tiongkok, pada 5–17 Juni 2026.

 

Imran Habriansyah yang merupakan Dosen sekaligus Koordinator Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknik Mekatronika Jurusan Teknik Mesin PNUP mengikuti program tersebut berdasarkan undangan resmi dari Minjiang Teachers College. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik vokasi dalam bidang manufaktur cerdas, robotika industri, otomasi, dan teknologi terkini yang mendukung pengembangan pendidikan vokasi berbasis kebutuhan industri global.

 

Pelatihan internasional ini berada di bawah koordinasi China–Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) dan diikuti oleh 14 dosen dari berbagai politeknik negeri di Indonesia. Kegiatan dirancang untuk meningkatkan kompetensi profesional dan kapasitas pengajaran peserta melalui pengenalan teknologi industri terkini yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri global.

 

Selama program berlangsung, peserta memperoleh pelatihan terkait teknologi robot industri, pemrograman robot, intelligent vision system, dan teknologi manufaktur modern, serta melakukan kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan dan perusahaan industri di Provinsi Fujian, Tiongkok. Program ini diharapkan dapat memperkaya wawasan internasional peserta sekaligus mendukung pengembangan pembelajaran dan kurikulum di lingkungan PNUP.

 

Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., menyatakan bahwa keikutsertaan dosen dalam program internasional merupakan bagian dari strategi institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, memperluas jejaring kerja sama global, dan memperkuat daya saing sumber daya manusia.

 

Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi PNUP, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., menegaskan bahwa kerja sama internasional harus mampu menghasilkan program-program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi sivitas akademika. Menurutnya, partisipasi dosen PNUP dalam pelatihan di Tiongkok merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional yang berdampak pada peningkatan kompetensi dosen serta penguatan kualitas pendidikan vokasi.

 

Penanggung Jawab Kantor Urusan Internasional (KUI) PNUP, Sitti Sahriana, S.S., M.AppLing., menjelaskan bahwa KUI secara berkelanjutan menjalin komunikasi dengan berbagai mitra luar negeri, memfasilitasi peluang pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta mengoordinasikan berbagai program internasional yang sejalan dengan upaya internasionalisasi PNUP.

 

Melalui sinergi antara pimpinan institusi dan KUI, PNUP terus mendorong partisipasi dosen dalam berbagai program pengembangan kompetensi internasional, khususnya di Tiongkok. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi global dosen, memperkuat kolaborasi internasional, serta mendukung pengembangan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri global.

 

Melalui kegiatan ini, PNUP berharap semakin banyak dosen yang memperoleh pengalaman internasional dan kompetensi global sehingga mampu berkontribusi dalam peningkatan mutu pembelajaran, penelitian terapan, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat posisi PNUP sebagai perguruan tinggi vokasi yang berdaya saing di tingkat internasional.


@poltek_upg