English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Atasi Baterai PLTS yang Melemah, Tim PNUP Pasang Penyimpanan Energi LiFePO4 200 Ah di Masjid Uwais Al Qarni

06 Jul 2026 - 09:54 WITA · 06 Jul 2026 - 15:33 WITA · PUBLIC RELATION · 112

(HumasPNUP) — Masjid Uwais Al Qarni yang berlokasi di Jalan Poros Hartako, Sudiang, Makassar, kini memiliki sistem penyimpanan energi listrik baru berbasis baterai LiFePO4 berkapasitas 200 Ah. Sistem ini dirancang dan dibangun oleh Tim Dosen dan Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, sebagai solusi atas menurunnya kemampuan penyimpanan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang telah beroperasi di masjid tersebut selama lebih dari lima tahun.

 

Sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat, kebutuhan energi listrik Masjid Uwais Al Qarni relatif tinggi dan terus meningkat, mulai dari penerangan, sistem pengeras suara, kipas angin, pendingin ruangan, hingga berbagai perangkat penunjang kegiatan keagamaan lainnya. Saat ini, masjid tersebut memiliki daya terpasang 4.400 VA dari jaringan PLN, ditambah pasokan dari PLTS yang sejak lebih dari lima tahun lalu telah memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan penerangan, dengan target mencapai 100 persen pada tahun 2030.

 

Namun demikian, kapasitas penyimpanan energi PLTS yang sudah berusia lebih dari lima tahun mengalami penurunan performa yang signifikan. Lampu penerangan yang sebelumnya mampu menyala hingga tiga jam — mencukupi kebutuhan salat Magrib selama dua jam dan salat Subuh selama satu jam — kini hanya mampu bertahan sekitar satu jam saja. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah, terutama pada waktu-waktu ibadah yang bertepatan dengan malam dan dini hari, saat kebutuhan listrik justru berada pada titik tertinggi.

 

Menjawab persoalan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat PNUP merancang dan membangun sistem penyimpanan energi baru menggunakan baterai LiFePO4 200 Ah yang dikenal lebih tahan lama, stabil, dan aman dibandingkan jenis baterai konvensional. Dengan sistem penyimpanan yang baru ini, energi yang dihasilkan PLTS pada siang hari diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal untuk memenuhi kebutuhan penerangan pada malam dan dini hari, sehingga kegiatan ibadah tidak lagi terganggu oleh keterbatasan daya.

 

Ketua Pengurus Masjid Uwais Al Qarni, H. Saihuddin, menyampaikan terima kasih kepada Tim Pelaksana dan Pimpinan PNUP yang telah membantu menyelesaikan persoalan penyimpanan energi listrik di masjid tersebut. Ia berharap kerja sama antara Masjid Uwais Al Qarni dan PNUP dapat terus berlanjut untuk mendukung berbagai program dan kegiatan masjid di masa mendatang.

“Semoga suatu saat kebutuhan listrik masjid ini dapat sepenuhnya bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai sumber energi utama, dengan PLN sebagai sumber cadangan, baik untuk penerangan maupun untuk beban lain seperti amplifier, AC, dan kipas angin,” ujar H. Saihuddin.

 

Tim Dosen: H. Ruslan L., ST., MT. (Ketua Pelaksana); Nirwan A. Noor, S.ST., MT.; Ashar AR, ST., MT.; dan Bakhtiar, ST., MT. (Anggota Pelaksana).

Tim Mahasiswa: Dzulkifli (Ketua); Fikri, Rahmat Hidayat, Muh. Hikmal, Edy Nur Salam, dan Ismar Aditiya (Anggota).


@poltek_upg