English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

D3 Analisis Kimia PNUP Gelar Workshop Review Kurikulum, Hadirkan Akademisi dan Praktisi Industri

07 Jul 2026 - 10:52 WITA · 07 Jul 2026 - 11:40 WITA · PUBLIC RELATION · 27

(HumasPNUP) – Program Studi D3 Analisis Kimia, Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menyelenggarakan Workshop Evaluasi dan Review Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Rabu, 17 Juni 2026, sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan vokasi. Kegiatan ini menghadirkan akademisi dan praktisi industri untuk memastikan kurikulum tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi laboratorium, kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta kebijakan pendidikan tinggi vokasi.

Workshop menghadirkan tiga narasumber dari kalangan akademik dan industri, yaitu Riniati, M.Si. dari Politeknik Negeri Bandung, Sofyan, S.Si., M.Si. dari Institut Pertanian Bogor, dan Suwardi, S.Si. dari PT Anindya Wiraputra Konsult yang juga merupakan alumni D3 Analisis Kimia PNUP. Kehadiran alumni memberikan perspektif nyata mengenai kompetensi yang dibutuhkan industri saat ini. Evaluasi difokuskan pada penyempurnaan profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), struktur kurikulum, bahan kajian, serta kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri analisis laboratorium.

Kurikulum Dinilai Selaras dengan Standar Nasional

Sofyan, S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa kurikulum D3 Analisis Kimia telah memenuhi prinsip penyusunan kurikulum terkini karena mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan berbagai regulasi pendidikan yang berlaku. Menurutnya, lulusan D3 Analisis Kimia memiliki peluang karier yang luas, baik di sektor swasta maupun pemerintahan, khususnya sebagai Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP). Ia menekankan pentingnya penguatan kompetensi teknis yang telah diakomodasi dalam kurikulum, seperti penerapan ISO/IEC 17025, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) umum maupun laboratorium, serta kemampuan menyusun laporan hasil analisis mutu. Ia juga merekomendasikan agar lulusan dibekali sertifikasi kompetensi dan pengenalan teknologi instrumen modern untuk meningkatkan kesiapan menghadapi perkembangan laboratorium.

Perspektif dunia industri disampaikan oleh Suwardi, S.Si., yang menilai kurikulum telah relevan dengan kebutuhan sektor pangan, pertambangan, lingkungan, dan laboratorium pengujian. Namun, ia menyoroti pentingnya penguatan aspek digitalisasi laboratorium, khususnya kemampuan pengolahan dan visualisasi data menggunakan perangkat lunak statistik, penerapan control chart, serta sistem monitoring data praktikum yang terintegrasi secara digital. Selain kompetensi teknis, dunia industri juga membutuhkan lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi, presentasi hasil analisis, etika profesi, penguasaan bahasa Inggris, serta pengalaman nyata melalui program magang dan kolaborasi industri.

Sementara itu, Riniati, M.Si. mengapresiasi dokumen kurikulum yang dinilai telah tersusun secara sistematis sesuai prinsip OBE, dengan profil lulusan yang telah dirumuskan dengan baik dan sesuai kebutuhan industri.

Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, ketiga narasumber sepakat bahwa struktur kurikulum D3 Analisis Kimia telah memiliki keterkaitan yang baik antara CPL, bahan kajian, dan mata kuliah. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi dasar penyempurnaan kurikulum, terutama dalam memperkuat kompetensi digital, penguasaan instrumen analisis modern, sertifikasi profesi, pembelajaran berbasis proyek, serta peningkatan kolaborasi dengan dunia industri.

Ketua Program Studi D3 Analisis Kimia berharap hasil evaluasi ini mampu menghasilkan kurikulum yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, sehingga lulusan tidak hanya unggul dalam kompetensi laboratorium, tetapi juga memiliki kemampuan analisis data, komunikasi profesional, etika kerja, dan daya saing global. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Program Studi D3 Analisis Kimia PNUP dalam mengimplementasikan Outcome-Based Education (OBE) secara berkelanjutan guna menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap berkontribusi di berbagai sektor industri maupun institusi pemerintahan.


@poltek_upg