English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Tim Dosen Teknik Mesin PNUP Tingkatkan Kualitas Layanan dan Standarisasi Bengkel M.A.F melalui Program PKM

14 Jul 2026 - 15:37 WITA · 14 Jul 2026 - 15:41 WITA · PUBLIC RELATION · 66

(Humas PNUP)- Pangkep, 12 Juli 2026 – Tim dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Minggu, 12 Juli 2026, di Bengkel M.A.F, Desa Tondongkura, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kegiatan ini merupakan implementasi program PKM berjudul "Peningkatan Kualitas Layanan dan Nilai Tambah Jasa Perbaikan melalui Penyediaan Sarana, Pelatihan Teknis, dan Standardisasi Proses pada Bengkel M.A.F Kabupaten Pangkep."

Program ini diketuai oleh Dr. Muhammad Arsyad Suyuti, S.T., M.T. dengan anggota tim Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., Ahmad Nurul Muttaqin, S.ST., M.T., dan Nurhidayanti, M.T. Adapun mitra kegiatan adalah Bapak Masir, pemilik Bengkel M.A.F, yang berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian pelaksanaan program.

Kegiatan PKM difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu penyediaan sarana bengkel, pelatihan teknis, dan standardisasi proses kerja. Ketiga aspek tersebut dirancang berdasarkan kebutuhan mitra untuk meningkatkan kualitas layanan, efisiensi pekerjaan, keselamatan kerja, serta nilai tambah jasa perbaikan yang diberikan kepada masyarakat.

Pada tahap penyediaan sarana, tim PNUP menyerahkan sejumlah peralatan pendukung operasional bengkel yang diharapkan mampu meningkatkan ketepatan dan kecepatan pengerjaan sekaligus memperluas kapasitas layanan Bengkel M.A.F. Penyerahan sarana ini dilanjutkan dengan pelatihan teknis mengenai penggunaan dan pemeliharaan peralatan melalui penjelasan materi serta praktik langsung, sehingga mitra memahami fungsi alat, prosedur penggunaan yang aman, pemeriksaan sebelum digunakan, dan perawatan rutin untuk menjaga kinerja serta umur pakai peralatan.

Selain itu, tim pelaksana memberikan pendampingan dalam penerapan standardisasi proses kerja bengkel. Pendampingan meliputi tahapan penerimaan pekerjaan, pemeriksaan dan identifikasi kerusakan, penentuan tindakan perbaikan, pelaksanaan pekerjaan, pemeriksaan kualitas hasil, hingga penyerahan hasil perbaikan kepada pelanggan. Standardisasi juga mencakup penataan area kerja, penyimpanan peralatan, kebersihan bengkel, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Ketua tim PKM, Dr. Muhammad Arsyad Suyuti, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana, tetapi juga bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis mitra. Menurutnya, ketersediaan peralatan yang memadai harus didukung dengan kemampuan penggunaan yang benar dan proses kerja yang terstandar agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, Bapak Masir berpartisipasi aktif mulai dari proses identifikasi kebutuhan, penerimaan sarana, pelatihan teknis, hingga praktik penggunaan peralatan. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu mendukung penerapan hasil program secara langsung dalam operasional Bengkel M.A.F.

Melalui program ini, Bengkel M.A.F diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pekerjaan, efisiensi pelayanan, keselamatan kerja, serta kepuasan pelanggan. Peningkatan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha bengkel di Desa Tondongkura.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan tridarma perguruan tinggi oleh Politeknik Negeri Ujung Pandang melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas dan pengembangan usaha masyarakat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.


@poltek_upg