PKM Teknik Kimia PNUP: Minyak Jelantah Jadi Green Diesel & Lilin Aromatik
(HumasPNUP) – Tim Corrosion and Chemical Engineering (CACE) Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Penyuluhan Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Alternatif (Green Diesel dan Lilin Aromatik)” pada Jumat, 10 Juli 2026, bertempat di Dasawisma Dahlia 1 Pantan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya minyak jelantah bagi lingkungan dan kesehatan, sekaligus mendorong pemanfaatannya menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan penyuluhan dipandu oleh empat narasumber dari Jurusan Teknik Kimia PNUP, yaitu Dr. Joice Manga, S.T., M.T., Dr. Ridhawati, S.T., M.T., Jeanne Damayanti, S.T., M.Sc., dan Ir. Irwan Sofia, M.Si.. Kegiatan ini turut melibatkan empat mahasiswa Teknik Kimia PNUP sebagai peserta, yaitu Sandrinna Manga Baso, Robert Misel Pindan, Adelyn Rombetasik, dan Putry Indah Sari. Penyuluhan diikuti oleh anggota Dasawisma Dahlia 1 Pantan dengan penuh antusiasme.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian minyak jelantah, dampak pembuangannya terhadap lingkungan, serta bahaya penggunaan minyak goreng secara berulang bagi kesehatan. Pemateri menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2022, minyak jelantah merupakan minyak goreng yang sudah tidak layak dikonsumsi dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, termasuk biodiesel.
Sementara itu, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, minyak jelantah dikategorikan sebagai limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang mudah terbakar sehingga perlu dikelola dengan baik. Meski demikian, pemanfaatannya menjadi produk turunan tetap mendapat dukungan pemerintah.
Selain aspek bahaya dan regulasi, peserta juga diberikan pemahaman mengenai teknik pengolahan minyak jelantah menjadi green diesel dan lilin aromatik, dua produk yang dinilai bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, sehingga peserta dapat berbagi pengalaman dan memperoleh pemahaman baru mengenai pemanfaatan minyak jelantah.
Ketua Tim CACE, Dr. Joice Manga, S.T., M.T., menyampaikan "apresiasi atas antusiasme warga Dasawisma Dahlia 1 Pantan selama kegiatan berlangsung", ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Tim CACE Jurusan Teknik Kimia PNUP berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan pemanfaatan limbah rumah tangga di Kabupaten Tana Toraja.









