Bakorkerma 2026: PNUP Perkuat Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri di Semarang
(HumasPNUP) — Forum Nasional Kerja Sama Politeknik dan Akademi Komunitas Negeri se-Indonesia (Bakorkerma) memperkuat sinergi pendidikan vokasi dengan kawasan industri untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Forum ini diikuti oleh 44 wakil direktur dari politeknik negeri, Akademi Komunitas Negeri (AKN), AKAMIGAS, dan sekolah vokasi dari berbagai daerah di Indonesia, serta dihadiri perwakilan sejumlah kawasan industri.
Forum digelar di Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Kamis, 24 September 2026, mengangkat tema “Satu Jalinan Sejuta Peluang, Memperkuat Sinergi Pendidikan Tinggi dan Industri untuk SDM Unggul dan Berdaya Saing.” Melalui forum ini, politeknik dan akademi komunitas negeri diharapkan dapat merumuskan langkah konkret bersama kawasan industri untuk meningkatkan kualitas dan daya saing lulusan pendidikan vokasi.
Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi PNUP, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., yang mewakili PNUP dalam forum tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti strategis dan diharapkan menghasilkan dampak nyata bagi mahasiswa, dosen, program studi, industri, maupun masyarakat.
“Kerja sama antara politeknik dan Akademi Komunitas Negeri (AKN) dengan Himpunan Kawasan Industri (HKI) dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas. Sinergi tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyerapan lulusan, tetapi juga pengembangan kurikulum dan pengalaman mahasiswa,” ujar Nurhayati.
“Dalam menyusun kurikulum, kami selalu mengundang pihak industri, stakeholder, dan pengguna lulusan. Akan tetapi, hal ini tentu harus terus kita tingkatkan agar hubungan antara politeknik dengan industri semakin erat,” tambahnya.
Ia menegaskan, kerja sama antara politeknik dan kawasan industri merupakan bentuk link and match yang mempertemukan kebutuhan industri dengan pasokan tenaga kerja dari perguruan tinggi vokasi. Keterlibatan industri dalam penyusunan kurikulum, lanjutnya, menjadi penting karena kebutuhan dunia kerja terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.
Sedikitnya sembilan kawasan industri turut hadir dalam forum yang berlangsung Kamis, 24 September 2026 ini, yaitu:
|
No |
Kawasan Industri |
|
1 |
Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia |
|
2 |
KEK Kendal |
|
3 |
KEK Industropolis Batang / Grand Batang City (KIT Batang) |
|
4 |
Batang Industrial Park (BIP) |
|
5 |
Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) |
|
6 |
Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS) |
|
7 |
BSB Industrial Park / Bukit Semarang Baru |
|
8 |
Kawasan Industri Candi |
|
9 |
Kawasan Industri Demak (KID) |
Selain kesembilan kawasan industri tersebut, SEZ Wanxinda Park turut menyampaikan presentasi profil kawasannya, meski belum sampai pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Forum Bakorkerma 2026 ini diharapkan menjadi titik tolak penguatan kolaborasi antara pendidikan tinggi vokasi dan dunia industri secara berkelanjutan, sejalan dengan komitmen PNUP dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing di tengah perkembangan teknologi yang terus bergerak cepat.








