English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Profesor UiTM Malaysia Takjub Melihat Penerapan Pompa Air Tenaga Surya oleh Dosen PNUP di Gowa

25 Sep 2026 - 14:34 WITA · 25 Sep 2026 - 14:39 WITA · PUBLIC RELATION · 60

(HumasPNUP) — Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penerapan Sistem Pompa Air Tenaga Surya untuk Penyiraman Tanaman Hortikultura di Dusun Borong Rappo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.”

Program yang dilaksanakan pada 22 September 2026 ini menjadi wujud nyata pemanfaatan keahlian akademik dan teknologi bidang teknik elektro untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung produktivitas pertanian hortikultura.

Melalui penerapan sistem pompa air berbasis tenaga surya, kebutuhan penyiraman tanaman dapat dilakukan dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber energi listrik. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi penyiraman lahan pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil maupun jaringan listrik konvensional.

Ketua Tim PkM PNUP, Usman, S.T., M.T., menjelaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna tersebut merupakan bagian dari komitmen dosen Teknik Elektro PNUP dalam menghadirkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, integrasi antara kebutuhan masyarakat dan kompetensi akademik, khususnya dalam pemanfaatan energi terbarukan, dapat menjadi solusi untuk mendukung kemandirian masyarakat sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Pemanfaatan panel surya sebagai sumber energi listrik untuk mengoperasikan pompa air merupakan salah satu bentuk penerapan teknologi tepat guna yang kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap teknologi ini dapat memberikan manfaat secara langsung dan berkelanjutan bagi petani,” jelas Usman.

Menariknya, pelaksanaan PkM tersebut juga mendapat perhatian dari akademisi internasional. Dalam rangkaian International Community Service Collaboration, dosen Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Prof. Ir. Dr. Ahmad Sabirin Zoolfakar, bersama dua rekannya berkesempatan mengunjungi lokasi mitra dan melihat langsung implementasi teknologi yang dilakukan tim dosen Teknik Elektro PNUP.

Prof. Ahmad Sabirin mengaku takjub melihat penerapan teknologi dan konsep keberlanjutan yang tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi telah diterapkan secara langsung di tengah masyarakat.

“Pertama, kami mengucapkan terima kasih telah diajak menjadi bagian kegiatan Community Services dari PNUP. Kami sangat takjub melihat apa yang dilakukan oleh lecturer PNUP dalam melakukan kegiatan seperti ini. Ini betul-betul sangat bermanfaat untuk community dan secara akademik dapat dijadikan sebagai living lab,” ujar Prof. Ahmad Sabirin.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Malaysia memiliki pendekatan yang berbeda, khususnya dalam implementasi langsung teknologi di masyarakat.

“Di Malaysia, kegiatan community services lebih kepada transfer knowledge, karena untuk implementasi langsung seperti ini telah ada kementerian negara sendiri yang melaksanakannya,” lanjutnya.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat semangat kolaborasi internasional antara PNUP dan UiTM Malaysia dalam mengembangkan model pengabdian kepada masyarakat yang berbasis kebutuhan nyata. Konsep living lab yang diterapkan memungkinkan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penerapan, pengujian, sekaligus pengembangan teknologi.

Melalui penerapan sistem pompa air tenaga surya di Dusun Borong Rappo, tim PkM PNUP berharap teknologi tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap produktivitas pertanian hortikultura masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi, teknologi, dan masyarakat dapat melahirkan solusi inovatif yang ramah lingkungan, efisien, serta berkelanjutan.

Bagi PNUP, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi vokasi dalam menghasilkan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi mampu menjawab persoalan nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


@poltek_upg