English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Tembus PIMNAS ke-39, PNUP Loloskan 7 Tim PKM dan Rebut Posisi Teratas Politeknik se-Indonesia!

15 Oct 2026 - 20:08 WITA · 15 Oct 2026 - 23:57 WITA · PUBLIC RELATION · 59

(HumasPNUP) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Sebanyak 7 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) PNUP berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026, sekaligus menempatkan PNUP pada posisi teratas bersama Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dan Politeknik Negeri Madiun (PNM) berdasarkan jumlah tim yang lolos, masing-masing tujuh tim. Capaian ini menegaskan daya saing mahasiswa PNUP dalam mengembangkan riset, teknologi, inovasi, dan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

Kelolosan tersebut ditetapkan berdasarkan hasil Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) yang berlangsung pada 14–19 September 2026. Selanjutnya, tim-tim terpilih akan berkompetisi pada PIMNAS ke-39 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–7 November 2026 di Universitas Diponegoro, Semarang.

Tujuh tim PKM PNUP hadir dengan gagasan inovatif yang mencakup bidang riset eksakta, penciptaan karya, penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat. Beragam inovasi yang diusung menunjukkan kemampuan mahasiswa vokasi dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan kebutuhan nyata di lapangan.

Adapun tujuh tim yang berhasil mengantongi tiket menuju PIMNAS ke-39 Tahun 2026 adalah:

  1. Mukmin Mukhtar Jaya — PKM Riset Eksakta, dengan inovasi pemanfaatan selulosa asetat dari limbah puntung rokok sebagai alternatif serat penstabil pada aspal mastik batu.
  2. Zalfa Nur Nadhifa — PKM Karsa Cipta, melalui inovasi sistem sensor kimia cerdas berbasis kecerdasan buatan, perangkat tepi, dan spektroskopi gelombang elektromagnetik untuk deteksi dini risiko stunting.
  3. Nurhanifa Dinia — PKM Penerapan IPTEK, dengan inovasi otomatisasi mesin pengekstrak sentrifugal dwifungsi berbasis sistem kendali cerdas guna memperkuat kapasitas produksi sirup markisa UMKM Sinar Malino.
  4. Iffah Nafisa Az-Zahra — PKM Penerapan IPTEK, melalui penerapan teknologi komposter vertikal terpadu berbasis lalat tentara hitam untuk mengolah limbah okara di Industri Tahu Pa’Eko.
  5. Muh. Herlan Pratama — PKM Karsa Cipta, dengan inovasi rompi pintar terintegrasi internet dan kendali kecerdasan buatan untuk deteksi dini penculikan anak serta identifikasi forensik pelaku.
  6. Muh. Sayyirul Riadil Al Latief — PKM Pengabdian kepada Masyarakat, melalui program silase hijau berupa sirkularisasi jerami jagung sebagai solusi pengolahan limbah hijau pada Kelompok Dasawisma Tompobulu.
  7. Syera Clarissa Natalia — PKM Pengabdian kepada Masyarakat, dengan program transformasi limbah sekam padi menjadi pakan fermentasi kaya nutrisi untuk mendorong embrio wirausaha muda dan memperkuat ketahanan pakan di Desa Maggenrang.

Berbagai gagasan tersebut merepresentasikan semangat mahasiswa PNUP untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga berpotensi memberikan dampak nyata bagi lingkungan, kesehatan, industri, ketahanan pangan, dan pemberdayaan masyarakat.

Direktur PNUP, Prof. Ir. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang tergabung dalam tujuh tim PKM, para dosen pembimbing, serta jajaran Bidang Kemahasiswaan dan Alumni atas kerja keras dan dedikasi yang mengantarkan PNUP meraih capaian tersebut.

Menurutnya, keberhasilan meloloskan tujuh tim menuju PIMNAS merupakan hasil kerja bersama dalam membangun budaya akademik yang produktif, kreatif, dan berorientasi pada inovasi. Prestasi ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi, menghasilkan karya yang bermanfaat, serta berani berkompetisi di tingkat nasional.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari pembinaan intensif yang dilakukan melalui Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, termasuk pembekalan dan simulasi PKP2 PKM 2026 yang sebelumnya dilaksanakan di Aula Lantai 3 PNUP. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tahapan evaluasi dan kompetisi secara lebih matang.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PNUP, Dr. Andi Muhammad Subhan, S.T., M.T., menegaskan bahwa pembekalan dan pendampingan yang berkelanjutan merupakan bagian dari komitmen PNUP dalam mempersiapkan mahasiswa vokasi agar mampu bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, lolosnya tujuh tim ke PIMNAS menjadi bukti bahwa pembinaan kreativitas, riset, dan inovasi mahasiswa terus menunjukkan hasil positif.

Capaian ini semakin memperkuat posisi PNUP sebagai perguruan tinggi vokasi yang konsisten mendorong lahirnya mahasiswa berprestasi dan inovator muda. Lebih dari sekadar jumlah tim yang lolos, keikutsertaan tujuh tim tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa PNUP untuk menguji gagasan, memperluas jejaring, serta menunjukkan kontribusi pendidikan vokasi dalam menjawab tantangan pembangunan.

Menjelang pelaksanaan PIMNAS ke-39, seluruh sivitas akademika PNUP diharapkan memberikan dukungan dan doa agar tujuh tim yang mewakili kampus mampu menampilkan karya terbaiknya, meraih prestasi, serta mengharumkan nama Politeknik Negeri Ujung Pandang dan Sulawesi Selatan di panggung ilmiah mahasiswa nasional.

 

 


@poltek_upg