English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Delegasi Sekolah Vokasi UT Benchmarking di PNUP : Teken Kerjasama dan Kolaborasi Pendidikan Vokasi Masa Depan

13 Aug 2026 - 13:26 WITA · 13 Aug 2026 - 16:34 WITA · PUBLIC RELATION · 52

(HumasPNUP) - Langkah strategis meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan vokasi, pengembangan tata kelola akademik, serta memperkuat jejaring kemitraan antarperguruan tinggi, Sekolah Vokasi Universitas Terbuka (SV-UT) resmi  melaksanakan kegiatan Benchmarking dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). 

Sekolah Vokasi Universitas Terbuka (SV-UT) resmi didirikan pada 15 September 2025 untuk menyediakan program diploma (D3 dan D4) berbasis keterampilan praktis. Sistem belajarnya jarak jauh dan fleksibel, dirancang bekerja sama dengan dunia industri agar lulusannya siap kerja. Kantor pusat Sekolah Vokasi Universitas Terbuka berada di Gedung Serbaguna Lantai 2, Kampus Universitas Terbuka, Jalan Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan.

Kunjungan delegasi SV-UT yang dipimpin Direktur SV-UT, Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A. membawa serta Wakil Direktur I Bidang Akademik Sekolah Vokasi Universitas Terbuka Dr. Tuti Purwoningsih, S.Pd., M.Sc, Direktur UT Makassar Prof Dr. Abdul Rahman Rahim, Manajer Kemitraan dan Alumni Sekolah Vokasi Universitas Terbuka Dr. Andi Harmoko Arifin, S.E., M.Si, Wise Rogate Silalahi, S.Hut., M.M, Reza Fitriansyah, S.Kom., M.Kom dan Nabila Meutia Pratiwi, S.Hum.

Kehadiran delegasi SV-UT menjadi penguatan pendidikan vokasi di Indonesia memasuki babak baru. Politeknik Negeri Ujung Pandang dan Sekolah Vokasi Universitas Terbuka (UT) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan kegiatan benchmarking di Kampus I PNUP, Tamalanrea Makassar, Kamis, 13 Agustus 2026.   

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis kedua institusi untuk membangun pendidikan vokasi yang semakin adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Penandatanganan MoU dihadiri Direktur PNUP Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D bersama jajaran pimpinan PNUP yakni Wadir I Bidang Akademik Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.T., M.T., Ph.D dan Wadir 4 Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi Dr Nurhayati, S.Si., M.T. Sementara dari Sekolah Vokasi Universitas Terbuka  dihadiri Direktur Sekolah Vokasi UT Dr. Mohamad Yunus, S.S., M.A.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), hingga pengembangan program akademik yang mengikuti kebutuhan dan perkembangan zaman.

Wadir I Bidang Akademik, Prof. Ahmad Rizal Sultan, S.S., M.T., Ph.D, mengatakan kerja sama dengan Sekolah Vokasi UT merupakan bagian dari komitmen PNUP sebagai PTV terbesar di Indonesia Timur memperluas jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga pendidikan menjadi penting untuk saling bertukar pengalaman sekaligus menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap mahasiswa dan pengembangan institusi.

“Kolaborasi menjadi langkah penting untuk saling menguatkan dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas. Kami percaya, melalui sinergi dengan Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, akan lahir berbagai inovasi dan program kolaboratif yang mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa, kualitas dosen, serta tata kelola institusi,” ujarnya.

Ia berharap kemitraan tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam berbagai program nyata dan berkelanjutan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi kedua belah pihak,” tambahnya.

Direktur Sekolah Vokasi Universitas Terbuka, Dr. Mohamad Yunus, menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai kemitraan dengan PNUP dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih kuat di Indonesia. Apalagi PNUP memiliki peran penting sebagai perguruan tinggi vokasi (PTV) terkemuka. Institusi ini terus berkembang lewat peningkatan mutu akademik, prestasi nasional, serta kerja sama luas dengan dunia industridiketahui sebagai PTV terbesar di Indonesia Timur.

“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan komitmen PNUP dalam membangun kolaborasi ini. Melalui MoU ini, kami berharap kedua institusi dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat inovasi pembelajaran, serta mengembangkan berbagai program bersama,” kata Mohamad Yunus.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengembangan pendidikan vokasi sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar semakin mampu menjawab kebutuhan dunia kerja. Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan benchmarking yang diikuti jajaran pimpinan kedua institusi.

Forum tersebut menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai berbagai aspek pengelolaan pendidikan tinggi vokasi, mulai dari tata kelola kelembagaan, pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, sistem penjaminan mutu, strategi peningkatan kualitas pembelajaran, hingga penguatan kemitraan dengan dunia industri.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Kedua institusi juga membahas sejumlah peluang konkret untuk mengimplementasikan kerja sama, termasuk penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan program akademik, peningkatan kapasitas SDM, serta program lainnya yang mendukung kemajuan pendidikan vokasi.

Dengan memperkuat jejaring antarlembaga pendidikan dan mendekatkan pembelajaran dengan kebutuhan industri, kedua institusi menargetkan lahirnya lulusan yang unggul, kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja.

Kerja sama ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan vokasi membutuhkan sinergi lintas institusi agar mampu bergerak lebih cepat mengikuti perubahan teknologi, kebutuhan industri, serta tantangan dunia kerja yang semakin dinamis


@poltek_upg