Ubah Limbah Kayu Jadi Energi Terbarukan dan Tambah Nilai Ekonomi Masyakarat Sidrap
(HumasPNUP) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi D3 dan D4 Teknik Listrik, Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Makassar menggelar program penerapan teknologi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini bermitra langsung dengan industri sawmill UD. Wahid yang berlokasi di Rappang, Kab. Sidrap.(15/08)
Program pengabdian yang diketuai oleh Alamsyah Achmad, S.Pd., M.T. ini mengusung judul "Pemanfaatan Smart Airflow Carbonization dengan Sistem Monitoring Suhu untuk Meningkatkan Kualitas Bio-Arang sebagai Sumber Renewable Energy dan Peningkatan Pendapatan Ekonomi Masyarakat".
Melalui inovasi alat Smart Airflow Carbonization, tim akademisi PNUP menghadirkan solusi pengolahan limbah kayu hasil penggergajian agar dapat diolah secara optimal menjadi briket bio-arang berkualitas tinggi. Alat ini dilengkapi dengan sistem monitoring suhu presisi dan pengaturan aliran udara otomatis untuk memastikan proses karbonisasi berjalan efisien dan menghasilkan standar bahan bakar terbarukan (renewable energy) yang prima.
Pemilik mitra UD. Wahid, Bapak Abdul Kahar Lamma, menyampaikan apresiasinya atas bantuan teknologi yang diserahterimakan oleh tim PNUP. Ia menilai keberadaan alat ini memberikan dampak nyata bagi operasional usaha dan masyarakat sekitar.
"Alat ini sangat membantu masyarakat dalam pemanfaatan limbah kayu yang selama ini kurang terolah, serta sangat berguna bagi perkembangan ekonomi masyarakat," ujar Abdul Kahar Lamma.
Selain penyerahan unit alat dan plakat kerja sama, rangkaian kegiatan PkM ini juga diisi dengan sosialisasi serta pelatihan tata cara pengolahan briket bio-arang bagi warga dan pekerja setempat. Diharapkan lewat alih teknologi ini, limbah kayu yang melimpah dapat dimaksimalkan nilainya, mendukung transisi energi hijau, sekaligus membuka peluang usaha baru yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.









