English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PPK Ormawa HIMATIK PNUP Paparkan Smart Clove-Dryer ke Bupati Sinjai

31 Aug 2026 - 15:54 WITA · 31 Aug 2026 - 16:07 WITA · PUBLIC RELATION · 50

(Humas PNUP) — Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan dukungan penuh terhadap hilirisasi teknologi tepat guna yang diinisiasi civitas akademika Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP). Bupati Sinjai menerima audiensi Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika dan Komputer (HIMATIK) PNUP di Kantor Bupati Sinjai, Senin (31/8/2026).

 

Pertemuan digelar untuk memaparkan kemajuan program pengabdian “Smart Clove-Dryer: Transformasi Digital Pascapanen Cengkeh Berbasis IoT dan Sistem Traceability guna Mewujudkan Desa Mandiri Teknologi” di Desa Kanrung, Kecamatan Sinjai Tengah.

 

Tim mahasiswa yang dipimpin Andi Rafli bersama dosen pendamping Mardawia Mabe Parenreng, S.ST., M.T. melaporkan hasil implementasi di Dusun Mattaju, Desa Kanrung. Temuan awal tim menunjukkan mayoritas petani setempat masih menjemur hasil panen secara konvensional di atas aspal jalan raya selama 3–5 hari, kondisi yang rentan memicu jamur hitam dan merusak mutu minyak atsiri cengkeh saat hujan pegunungan turun.

 

Menjawab persoalan tersebut, tim menghadirkan mesin pengering Smart Clove-Dryer berbasis sensor IoT yang memangkas waktu pengeringan menjadi 18–24 jam pada suhu stabil 40°C–50°C, menekan risiko kerusakan akibat jamur, serta meringankan beban fisik angkat-jemur petani hingga 80 persen.

 

Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Sinjai menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa bangga atas kepedulian nyata mahasiswa vokasi PNUP terhadap modernisasi sektor perkebunan unggulan Sinjai.

 

“Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dedikasi adik-adik mahasiswa HIMATIK PNUP bersama dosen pendamping di Desa Kanrung. Masalah penjemuran cengkeh saat musim hujan dan rendahnya posisi tawar petani adalah persoalan riil di lapangan, dan kehadiran teknologi Smart Clove-Dryer ini menjadi jawaban konkret yang sangat cerdas,” tegasnya.

 

“Kami melihat program ini tidak hanya membawa mesin fisik, tetapi membangun ekosistem kemandirian desa yang nyata melalui kolaborasi bersama BUMDes, pelatihan Duta Digital pemuda desa, serta penyusunan modul panduan operasional bagi kelompok tani. Pemerintah daerah tentu siap mendukung keberlanjutan inovasi ini melalui dinas terkait agar ke depan model pertanian cerdas seperti ini dapat terus dikembangkan di sentra-sentra perkebunan cengkeh lainnya di Kabupaten Sinjai,” lanjutnya.

 

Bupati Sinjai turut mendoakan dan merestui Tim PPK Ormawa HIMATIK PNUP agar meraih hasil maksimal serta sukses mengantarkan Desa Kanrung dan Kabupaten Sinjai meraih prestasi tertinggi di ajang Abdidaya Ormawa 2026.


@poltek_upg