English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP-Care Hadirkan DIAPro, Skrining Cerdas Diabetes Berbasis AI

07 Sep 2026 - 11:10 WITA · 07 Sep 2026 - 12:58 WITA · PUBLIC RELATION · 54

(HumasPNUP) — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) menggelar Program Kemitraan Masyarakat (PkM) “PNUP-Care untuk Generasi Unggul: Inisiatif Kesehatan Digital melalui Skrining Cerdas Berbasis AI (DIAPro)” pada 5 September 2026 di Gedung Ruang Aula Rapat PNUP. Kegiatan yang diikuti 120 peserta ini memadukan edukasi kesehatan, pemeriksaan gula darah dan hemoglobin (Hb), pengenalan teknologi kecerdasan buatan, demonstrasi aplikasi DIAPro, serta pengumpulan masukan dari masyarakat sebagai calon pengguna.

 

DIAPro atau Diabetes Prediction merupakan inovasi kesehatan digital yang dikembangkan PNUP untuk mendukung skrining awal risiko diabetes melalui kombinasi algoritme metaheuristik dan machine learning. Teknologi ini memberikan informasi awal mengenai risiko diabetes berdasarkan sejumlah parameter dan faktor risiko kesehatan. Tim menegaskan bahwa DIAPro merupakan alat bantu skrining awal dan bukan pengganti diagnosis dokter; hasil yang diberikan tetap harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan pada tenaga atau fasilitas kesehatan.

 

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan mitra kesehatan dari RS Tadjuddin Chalid Makassar, dengan Wa Ode Tajuddin Mila, S.Kep., Ners hadir sebagai narasumber dan pendamping bersama tim tenaga kesehatan, serta mahasiswa kedokteran UIN Alauddin Makassar yang membantu proses pelayanan dan pemeriksaan peserta. Karakter vokasi PNUP turut terlihat melalui pelibatan mahasiswa dari Teknik Komputer dan Jaringan, Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi, Teknik Kimia Industri, dan Teknik Telekomunikasi sebagai tenaga pembantu lapangan. Sebanyak 120 peserta juga diberi kesempatan menyampaikan tanggapan melalui kuesioner sebagai bahan penyempurnaan DIAPro.

 

Ketua tim kegiatan, Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., yang juga merupakan inisiator pengembangan PNUP-Care di PNUP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membawa hasil riset keluar dari lingkungan akademik dan lebih dekat kepada masyarakat. “Melalui DIAPro, kami ingin membawa hasil riset keluar dari laboratorium dan lebih dekat kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pengujian dan penyempurnaan inovasi, karena kami dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi digunakan, dipahami, dan diterima oleh masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, sebuah inovasi tidak cukup hanya memiliki dasar ilmiah dan kemampuan teknis, tetapi juga harus dapat digunakan dan dipahami oleh masyarakat. “Masukan dari pengguna menjadi dasar bagi kami untuk terus menyempurnakan DIAPro agar semakin mudah digunakan, relevan, dan memberikan manfaat nyata,” tambahnya.

 

Perjalanan DIAPro kini memasuki tahapan hilirisasi melalui pengalaman Lab2Market, serta komunikasi dan kesiapan kerja sama dengan dua perusahaan mitra, termasuk peluang kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. “Perjalanan DIAPro tidak berhenti pada penelitian dan publikasi. Kami sedang mempersiapkan hasil riset ini untuk menuju hilirisasi. Melalui Lab2Market, kami belajar membawa produk dari lingkungan laboratorium menuju pengguna dan calon mitra,” jelas Sirmayanti. “Kami ingin membangun ekosistem hilirisasi yang tidak hanya menghasilkan teknologi, tetapi juga memastikan teknologi tersebut benar-benar dibutuhkan, dapat digunakan, dan memiliki mitra yang siap mengembangkannya,” ungkapnya.

 

Kegiatan ini memberikan manfaat dan dampak bagi berbagai pihak. Bagi masyarakat dan peserta, kegiatan menjadi sarana edukasi kesehatan sekaligus deteksi dini risiko diabetes melalui pemeriksaan gula darah dan Hb. Bagi mahasiswa lintas program studi yang terlibat sebagai tenaga pembantu lapangan, kegiatan memberikan pengalaman langsung berinteraksi dengan masyarakat dan menerapkan teknologi di lapangan. Bagi PNUP dan tim riset, kegiatan menjadi bagian dari proses pengujian dan penyempurnaan DIAPro menuju hilirisasi. Sementara bagi mitra kesehatan dan industri, kolaborasi ini membuka peluang penguatan layanan promotif-preventif berbasis teknologi digital serta kerja sama pengembangan inovasi kesehatan ke depan.

 

Kegiatan PkM ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng., dengan anggota Ir. Ichsan Mahjud, M.T., Lidemar Halide, S.T., M.T., Dr. Nuraeni Umar, S.T., M.T., Dr. Mahyati, S.Si., M.T., Pulung Hendro Prastyo, S.ST., M.Eng., Dr. Chusnul Rofiah, S.E., M.M., CIQaR., Usman Bauna, S.T., dan Muh. Rizal, S.ST. Melalui semangat PNUP-Care untuk Generasi Unggul, PNUP ingin memastikan bahwa inovasi yang lahir dari kampus tidak berhenti di laboratorium: diuji bersama masyarakat, disempurnakan melalui pengalaman pengguna, dan dipersiapkan menuju hilirisasi.


@poltek_upg