English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Dukung Pencapaian SDGs, Tim Dosen PNUP Dampingi Pengembangan Usaha Bajabu Ikan Tuna di Desa Bojo Kabupaten Barru

07 Sep 2026 - 11:21 WITA · 07 Sep 2026 - 12:59 WITA · PUBLIC RELATION · 52

(HumasPNUP) - Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Kabupaten Barru, tepatnya di Desa Bojo, sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan usaha berbasis potensi perikanan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang, yang terdiri atas Dr. Anna Sutrisna S., S.E., M.Sc., Dedy Abidin, S.E., M.Si., Mansur, S.Si., M.Si., dan A. Musyarafah Vetriyani, S.Akun.,M.Ak.  Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini mendukung SDGs 1 tanpa kemiskinan, SDGs 2 tanpa kelaparan, SDGs 4 pendidikan berkualitas,SDGs 9 industri, inovasi dan infrastruktur serta SDGs 17 Kemitraan untuk mencapai tujuan.

 

Kegiatan PKM ini berfokus pada pendampingan dan pengembangan usaha bajabu ikan tuna, sebagai salah satu produk olahan berbahan dasar ikan tuna yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk pangan bernilai ekonomi. Pemanfaatan hasil perikanan lokal melalui pengolahan bajabu diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha masyarakat di Desa Bojo, Kabupaten Barru.

 

Perlu ditegaskan bahwa bajabu ikan tuna bukan merupakan abon ikan. Bajabu memiliki karakteristik, cita rasa, tekstur, dan proses pengolahan yang berbeda dari abon. Oleh karena itu, pendampingan yang dilakukan tetap memperhatikan karakteristik dan identitas khas bajabu ikan tuna agar kualitas serta keunikan produk dapat dipertahankan.

 

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dalam berbagai aspek pengembangan usaha, meliputi peningkatan kualitas proses produksi, penerapan kebersihan dan higienitas, pengemasan, pelabelan, serta strategi pemasaran. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat identitas usaha, serta membuka peluang pemasaran bajabu ikan tuna ke pasar yang lebih luas.

 

Kegiatan pengabdian ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pengembangan usaha bajabu ikan tuna berkontribusi terhadap SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui penguatan usaha masyarakat dan peningkatan nilai ekonomi produk lokal. Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur melalui pengembangan dan peningkatan kualitas produk berbasis potensi lokal.

 

Dari sisi keberlanjutan, pemanfaatan ikan tuna sebagai bahan baku produk olahan juga sejalan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya melalui upaya meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan mendorong proses produksi yang lebih baik. Kegiatan ini juga memiliki keterkaitan dengan SDG 14: Ekosistem Laut, dengan mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan secara bernilai tambah dan berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan PKM ini, tim dosen Politeknik Negeri Ujung Pandang berupaya mendorong bajabu ikan tuna sebagai produk olahan khas berbasis potensi perikanan lokal yang mampu berkembang secara berkelanjutan. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pelaku usaha, tetapi juga mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dan pencapaian pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.

 

Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan dan pendampingan usaha. Dengan adanya dukungan dan pendampingan yang berkelanjutan, usaha bajabu ikan tuna di Desa Bojo diharapkan mampu meningkatkan kualitas, daya saing, dan keberlanjutan usaha sekaligus memberikan kontribusi terhadap pencapaian target-target SDGs.

 


@poltek_upg