English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Gelar Workshop Manajemen Risiko, Perkuat Budaya Sadar Risiko di Setiap Unit

19 Sep 2026 - 09:11 WITA · 19 Sep 2026 - 17:29 WITA · PUBLIC RELATION · 13

(HumasPNUP) — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) secara resmi membuka Workshop Manajemen Risiko yang berlangsung selama tiga hari, 17–19 September 2026, di Hotel Maxone, Makassar. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., pada Kamis (17/9) malam.


Sesi pembukaan diawali dengan laporan kegiatan yang disampaikan Ketua Manajemen Risiko PNUP, Rasyidah Nadir, S.E., M.Sc., yang memaparkan latar belakang, tujuan, serta rangkaian pelaksanaan workshop kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa setiap unit, baik akademik maupun non-akademik, nantinya akan mengidentifikasi hal-hal penting di lingkungan kerjanya masing-masing.


“Ketika ada tim pemeriksa, PNUP belum memiliki kebijakan terkait hal ini. Karena itu, kita berharap dapat memperoleh manfaat dari kegiatan ini,” ujar Rasyidah.
Dalam sambutannya, Prof. Rusdi Nur menekankan pentingnya kegiatan tersebut bagi seluruh pejabat di PNUP. “Kegiatan hari ini terkait manajemen risiko. Kita akan mengetahui bahwa setiap jabatan yang kita emban memiliki risiko tertentu, sehingga lebih mudah untuk memastikan risiko yang kita miliki. Kegiatan ini penting, dan sekaligus dengan ini saya membuka workshop ini,” ujarnya.


Workshop menghadirkan narasumber Dr. Azhar Syahrir, S.T., M.PMat., QIA, QRMA, CRP, yang membawakan delapan materi secara bertahap: Konsep Manajemen Risiko; Standar Manajemen Risiko; Prinsip dan Kerangka Kerja Manajemen Risiko; Proses Manajemen Risiko; Penyusunan Risk Register; Penyusunan Profil Risiko; Penanganan dan Pelaporan Risiko; serta Pengawasan Berbasis Risiko.


Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola manajemen risiko di lingkungan PNUP, merujuk pada kerangka Permendikbud Nomor 66 Tahun 2015, standar internasional ISO 31000:2018 dan COSO ERM, serta prinsip Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Materi yang dibahas menekankan bahwa manajemen risiko bukan sekadar upaya menghindari risiko, melainkan proses sistematis untuk mengidentifikasi, menganalisis, menangani, dan memantau risiko agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif, efisien, dan akuntabel.


Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta yang mewakili unit pemilik risiko di lingkungan PNUP, mulai dari jajaran Wakil Direktur, para Ketua Jurusan, Kepala Bagian, Kepala Pusat, Kepala UPA, hingga para Ketua Kelompok Kerja (Pokja). Pelaksanaan workshop dikoordinasikan oleh Tim Manajemen Risiko PNUP.


Melalui workshop ini, PNUP berupaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman para pemilik risiko dalam menyusun peta risiko, profil risiko, hingga rencana penanganan risiko, sekaligus memperkuat budaya sadar risiko di setiap unit kerja. Langkah ini sejalan dengan upaya mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan tinggi vokasi.


@poltek_upg