English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Ikuti Forum Wadir Kerjasama se-Indonesia : Sinergi PT dengan Industri Cetak SDM Unggul dan Berdaya Saing

24 Sep 2026 - 10:19 WITA · 24 Sep 2026 - 14:49 WITA · PUBLIC RELATION · 20

(HumasPNUP)- Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) mengikuti forum wakil direktur (Wadir) bidang kerjasama se-Indonesia yang digelar di Politeknik Negeri Semarang (Polines), bekerja sama dengan Kawasan Industri se-Jawa Tengah, Selasa–Jumat, 22–26 September 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan "Bakokerma Goes To Semarang 2026" ini meliputi kunjungan kerja, workshop, dan penandatanganan kesepakatan (MoU). Forum nasional bidang kerjasama tersebut diikuti oleh 42 politeknik/Akademi Komunitas Negeri (AKN) serta 40 tenant, termasuk keterlibatan 8 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) se-Jawa Tengah.

PNUP diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., dalam ajang strategis kerjasama antara perguruan tinggi dan kawasan industri se-Jawa Tengah tersebut.

"Forum ini memberi peluang bagi delegasi untuk melakukan kunjungan kerja, workshop, dan MoU dengan kawasan industri serta politeknik/AKN se-Indonesia," ujarnya, Rabu (23/9).

Dalam kesempatan ini, PNUP juga melakukan presentasi tenant untuk memperkenalkan inovasi dan keunggulan yang dimiliki. Setiap politeknik/AKN diberi ruang dan kesempatan untuk berdiskusi serta tanya jawab dengan delegasi lainnya.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini turut dimanfaatkan oleh Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk melakukan sosialisasi program hilirisasi dan kemitraan, termasuk program join degree serta kerjasama antara politeknik/AKN, China, dan industri, yang disampaikan oleh CEO Hope Indonesia, Mr. Li.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., berharap momentum ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh setiap delegasi untuk membangun kerjasama yang saling menguntungkan.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan pendidikan tinggi vokasi dalam memperkuat pembelajaran dan talenta mahasiswa guna menjawab kebutuhan industri.

"Forum nasional ini menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan industri melalui penguatan pembelajaran dan talenta mahasiswa," pungkasnya.

Melalui keikutsertaan dalam forum ini, PNUP berharap dapat memperluas jejaring kerjasama dengan kawasan industri dan politeknik/AKN se-Indonesia, sekaligus mendukung penguatan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.


@poltek_upg