English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Akademisi PNUP Sirmayanti Raih Penghargaan Kehormatan AFEO, Perkuat Kiprah Perempuan Insinyur Indonesia di ASEAN

23 Oct 2026 - 19:57 WITA · 24 Oct 2026 - 16:44 WITA · PUBLIC RELATION · 34

(HumasPNUP) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan akademisi Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Assoc. Prof. Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. Ia menerima Certificate of Honorary Membership dari The ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO), sebuah pengakuan kehormatan yang diserahkan dalam rangkaian Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 44) di Bandung, Jawa Barat, pada 22 Oktober 2026.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kiprah Sirmayanti dalam bidang keinsinyuran sekaligus menambah kebanggaan bagi PNUP. Ia tercatat sebagai salah satu penerima AFEO Honorary Fellow & Member Award bersama sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, perguruan tinggi, organisasi profesi, hingga industri strategis Indonesia.

Dalam daftar penerima penghargaan tersebut, nama Sirmayanti tercantum bersama sejumlah tokoh, antara lain Menteri Pertanian Republik Indonesia, pimpinan Badan Pusat Statistik (BPS), Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), para rektor perguruan tinggi, serta pimpinan perusahaan nasional. Kehadirannya dalam jajaran penerima penghargaan ini mencerminkan kiprah akademisi perempuan Indonesia yang semakin aktif dalam pengembangan keinsinyuran dan kolaborasi profesional di tingkat regional.

Sirmayanti merupakan akademisi dan peneliti PNUP yang memiliki kepakaran di bidang telekomunikasi, komunikasi nirkabel digital, perencanaan jaringan radio (Radio Network Planning), rekayasa frekuensi radio (Radio Frequency Engineering), serta pengembangan jaringan seluler 4G dan 5G.

Bidang penelitiannya juga mencakup Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence of Things (AIoT), dan pengembangan arsitektur Open Radio Access Network (Open RAN). Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, ia terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi terapan yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan transformasi digital.

Perhatian terhadap teknologi komunikasi juga diarahkan pada upaya memperluas konektivitas digital, termasuk bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan teknologi tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga pada pemanfaatannya untuk mendukung pemerataan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bagi perempuan yang menekuni bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), pencapaian Sirmayanti menjadi gambaran bahwa kompetensi akademik, konsistensi dalam berkarya, serta keterlibatan dalam organisasi profesi dapat membuka peluang untuk mengambil peran strategis di tingkat internasional.

Selain menjalankan peran sebagai akademisi dan peneliti, Sirmayanti juga berkontribusi dalam kerja sama keinsinyuran regional. Ia terlibat sebagai delegasi utama Indonesia dalam kelompok kerja ASEAN Engineering Inspector (AEI) di bawah AFEO, khususnya pada bidang Electrical Installation dan Electronic.

Keterlibatan tersebut membuka ruang kolaborasi dalam penguatan kompetensi, penerapan standar teknis, serta pengembangan praktik profesional di bidang instalasi kelistrikan dan elektronika. Dengan latar belakang keilmuan telekomunikasi dan komunikasi nirkabel digital, Sirmayanti turut membawa perspektif yang menghubungkan perkembangan elektronika, sistem komunikasi, dan transformasi digital dengan kebutuhan pengembangan profesi insinyur.

Partisipasi dalam kelompok kerja regional ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas pertukaran pengetahuan dan praktik profesional antarnegeri. Keterlibatan perempuan insinyur dalam forum teknis internasional sekaligus memperkuat representasi perempuan dalam pengembangan standar, kolaborasi profesional, dan pemecahan berbagai tantangan teknologi di kawasan ASEAN.

Penerimaan penghargaan kehormatan AFEO menjadi pencapaian penting bagi Sirmayanti sekaligus kebanggaan bagi PNUP. Pengakuan ini memperlihatkan bahwa akademisi perguruan tinggi vokasi memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, dan kolaborasi keinsinyuran lintas negara.

Prestasi tersebut juga membawa pesan bagi generasi muda, khususnya perempuan yang ingin berkarier di bidang STEM. Kesempatan untuk berkontribusi tidak terbatas pada ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga terbuka melalui penelitian, pengembangan teknologi, kepemimpinan profesional, dan keterlibatan aktif dalam organisasi keinsinyuran.

Ke depan, keterlibatan akademisi dalam forum internasional diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah, dan industri. Kolaborasi tersebut penting untuk mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Melalui penghargaan Honorary Membership AFEO dan keterlibatannya dalam kelompok kerja AEI–AFEO, Sirmayanti diharapkan terus memperluas kontribusi Indonesia dalam komunitas keinsinyuran ASEAN. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa perempuan Indonesia memiliki peluang dan kapasitas untuk mengambil peran penting dalam kemajuan teknologi dan pembangunan masa depan.

Berikut daftar nama lengkap penerima penghargaan AFEO Honorary Fellow & Member Award:

No.

Nama lengkap dan gelar

Jabatan / Asal institusi

1

Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.

Menteri Pertanian Republik Indonesia

2

Dr. Ir. Amalia Adininggar Widyasanti, M.T., M.Eng.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)

3

Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

4

Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.

Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB)

5

Prof. Dr. (HC). Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

6

Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas)

7

Prof. Dr. Ir. Sigit Puji Santosa, MSME, Sc.D., IPU., ASEAN Eng.

CTO Danantara

8

Dr. Ir. Johni Jonatan Numberi, M.Eng., IPM.

Guru Besar Bidang Kepakaran Energi Baru Terbarukan

9

Ir. Simon Aloysius Mantiri, S.T., M.B.A.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero)

10

Ir. Todotua Pasaribu, S.T.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi / Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

11

Prof. Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, M.T., IPU.

UIN Ar-Raniry

12

Prof. Ir. I Wayan Sengara, MSCE., MSEM., Ph.D.

Institute Teknologi Bandung

13

Assoc. Prof. Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., CIoTP.

Politeknik Negeri Ujung Pandang

14

Ir. Bobby Rasyidin, S.T., MPhil., MBA., CFA., IPU., CRP., CPCC., CIPHS

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero)

15

Ir. Maryono, M.M., IPM.

CEO PT Pusri Palembang

16

Ir. Gilarsi Wahju Setijono

Presiden Direktur (Direktur Utama) PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero)

17

Dr. Oki Muraza, S.T., M.Sc., CRP, IPU.

Vice CEO, Pertamina (Persero)

18

Dr. Ir. Gentur Prihantono, S.P., S.T., S.H., M.T., M.H., IPU., ASEAN Eng.

Persatuan Insinyur Indonesia (PII)

19

Dr. Ir. Supari, S.T., M.T., IPM.

Rektor Universitas Semarang

20

Dr. Ir. Hermanto Dwiatmoko, MSTr., IPU., ASEAN Eng., ACPE.

Ketua Umum Masyarakat Perkeretaapian Indonesia (MASKA)

 


@poltek_upg