English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

PNUP Gelar NSG-IE 2026, Hadirkan Tiga Tokoh Nasional

23 Oct 2026 - 20:30 WITA · 26 Oct 2026 - 09:28 WITA · PUBLIC RELATION · 99

(HumasPNUP) — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) bersiap menggelar agenda nasional National Studium Generale & Innovation Expo (NSG-IE) 2026, Rabu (28/10/2026), di Auditorium Kampus 2 PNUP, Moncongloe, Kabupaten Maros. Mengusung tema “Peran Perguruan Tinggi Vokasi dalam Hilirisasi Inovasi Berdampak untuk Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pendidikan tinggi vokasi dalam mengembangkan riset dan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat.

 

Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA tersebut akan menghadirkan kuliah umum bersama tiga pembicara nasional, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 24 SMK se-Kabupaten Polewali Mandar, serta Innovation Expo yang menampilkan karya inovasi terbaik mahasiswa dan dosen PNUP. Rangkaian ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi, sekolah menengah kejuruan, pemerintah, dan mitra terkait dalam membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

 

Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi PNUP, Dr. Nurhayati, S.Si., M.T., berharap NSG-IE 2026 menjadi pemicu kebangkitan riset dan inovasi di lingkungan sivitas akademika. Menurutnya, kegiatan ini perlu menjadi ruang untuk mendorong lahirnya gagasan, penelitian, dan inovasi yang tidak hanya berhenti di lingkungan kampus, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Momentum kebangkitan riset dan inovasi dari kampus vokasi,” ungkapnya, Jumat (23/10/2026).

 

Acara akan dibuka secara resmi oleh Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, S.S.T., M.T., Ph.D. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini ialah penandatanganan MoU antara PNUP dan 24 SMK se-Kabupaten Polewali Mandar. Kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat sinergi pendidikan vokasi dari hulu ke hilir, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan kompetensi, pembelajaran, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

 

Puncak kegiatan akan diisi dengan kuliah umum bersama tiga pembicara nasional pada pukul 10.10–11.30 WITA. Pembicara pertama, Prof. Yos Sunitoyoso, S.T., M.Eng., Ph.D., Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pembicara kedua, Dr. Ir. Sugeng Santoso, Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Pembicara ketiga, Dr. Jan S. Maringka, S.H., M.H., Ketua Dewan Pembina Lembaga Sinergi Desa Indonesia, yang pernah menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian dan Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI.

 

Direktur PNUP, Prof. Rusdi Nur, menegaskan bahwa NSG-IE 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari langkah nyata perguruan tinggi vokasi untuk menjawab tantangan pembangunan dan mendukung Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi harus dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata, termasuk bagi masyarakat desa dan lingkungan pendidikan vokasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa politeknik hadir sebagai solusi. Hilirisasi inovasi harus sampai ke desa dan SMK. MoU dengan 24 SMK di Polman adalah bukti PNUP ingin membangun ekosistem vokasi yang kuat di Sulawesi,” ujar Prof. Rusdi.

 

Setelah kuliah umum, kegiatan akan dilanjutkan dengan kunjungan VIP ke stan Innovation Expo. Pameran ini akan menampilkan karya-karya inovasi terbaik mahasiswa dan dosen PNUP sebagai gambaran kontribusi kampus vokasi dalam menghasilkan solusi berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan terapan. Melalui pameran tersebut, inovasi kampus diharapkan semakin dikenal dan memiliki peluang untuk dikembangkan serta dimanfaatkan lebih luas.

 

Ketua Panitia NSG-IE 2026, Dr. Ir. Basyar Bustan, M.T., mengharapkan partisipasi aktif sivitas akademika dan mitra industri untuk menyukseskan kegiatan ini. Kehadiran berbagai pihak dinilai penting untuk memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, dan mendorong agar hasil riset serta inovasi vokasi semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Partisipasi sivitas akademika serta mitra PNUP untuk hadir dalam kegiatan ini sangat diharapkan,” pungkasnya.

 

Melalui NSG-IE 2026, PNUP berupaya memperkuat peran sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga melahirkan inovasi yang dapat diterapkan dan memberikan dampak nyata. Sinergi dengan SMK, pemerintah, dan mitra industri diharapkan menjadi fondasi untuk memperkuat ekosistem pendidikan dan inovasi vokasi dalam mendukung pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.


@poltek_upg