English | Bahasa Indonesia

Detail Berita

Bukan Sekadar Wisuda! PNUP Cetak 500 Lulusan, 23 Ikatan Dinas dan Gandeng BP3MI Tembus Pasar Kerja Dunia

24 Oct 2026 - 16:47 WITA · 26 Oct 2026 - 09:15 WITA · PUBLIC RELATION · 117

(HumasPNUP) — Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) kembali mencetak 500 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Periode II Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di Auditorium Kampus 2 PNUP, Moncongloe, Kabupaten Maros, Sabtu (24/10/2026). Dari jumlah tersebut, 23 lulusan berasal dari kelas kerja sama ikatan dinas bersama tiga perusahaan industri terkemuka. Momentum wisuda ini semakin istimewa dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan untuk membuka peluang karier lulusan hingga ke pasar kerja internasional.

 

Mengusung tema “Growing Through Legacy, Moving Toward Impact: Shaping a Sustainable Future”, PNUP mengukuhkan 500 wisudawan dari 27 program studi, terdiri atas 12 program studi Diploma Tiga (D3) dan 15 program studi Sarjana Terapan (D4), termasuk Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kolaka. Dengan tambahan lulusan periode ini, total alumni PNUP sejak berdiri kini mencapai 18.780 orang yang tersebar di berbagai sektor industri, dunia usaha, dan instansi pemerintahan.

 

Dari sisi capaian akademik, sebanyak 13 wisudawan berhasil meraih predikat berprestasi akademik terbaik. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,55, dengan rincian jenjang D3 sebesar 3,57 dan D4 sebesar 3,54. Sementara itu, rata-rata masa studi lulusan tercatat selama 3 tahun 6 bulan. Capaian tersebut mencerminkan komitmen PNUP dalam menjaga kualitas pendidikan vokasi sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.

 

Keberhasilan PNUP dalam memperkuat konsep link and match dengan dunia industri juga ditunjukkan melalui 23 lulusan dari kelas kerja sama ikatan dinas, masing-masing 14 orang bersama PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Morowali, enam orang bersama PT Trakindo Utama, dan tiga orang bersama PT Huayou. Dalam prosesi wisuda turut dilakukan penyerahan alumni baru dari kelas kolaborasi PNUP bersama PT IMIP Morowali sebagai wujud nyata sinergi pendidikan vokasi dan industri dalam menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan dunia kerja.

 

Tidak hanya memperkuat kemitraan industri dalam negeri, PNUP juga memperluas akses karier internasional melalui penandatanganan MoU bersama BP3MI Sulawesi Selatan. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membuka akses informasi peluang kerja luar negeri, penguatan kompetensi dan sertifikasi, serta pendampingan penempatan tenaga kerja profesional melalui prosedur yang aman, legal, dan terlindungi.

 

Direktur PNUP, Prof. Ir. Rusdi Nur, S.ST., M.T., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa lulusan pendidikan vokasi harus mampu menjadi penggerak perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh gelar akademik, tetapi juga karakter, ketekunan, kemampuan beradaptasi, serta integritas dalam menghadapi tantangan dunia profesional.

“Future belongs to those who believe in their dreams. Gelar hanyalah kunci. Pintu kesuksesan dibuka oleh kerja keras, ketekunan, dan integritas,” pesan Prof. Rusdi Nur kepada para wisudawan.

Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah. “Sekarang waktunya membuktikan bahwa ilmu yang kalian pelajari bisa memberi dampak nyata,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala BP3MI Sulawesi Selatan, Fanny Wahyu Kurniawan, S.Kom., dalam pemaparannya bertajuk “Sinergi Alumni Vokasi PNUP & Program SMK Go Global dalam Menjawab Tantangan Dunia”, menyoroti besarnya peluang tenaga kerja terampil Indonesia untuk berkarier di pasar global. Ia menekankan bahwa lulusan vokasi memiliki keunggulan melalui penguasaan keterampilan teknis, disiplin kerja, dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri internasional.

Fanny juga mendorong lulusan PNUP untuk mempersiapkan diri melalui penguatan sertifikasi kompetensi, penguasaan bahasa asing, pemahaman standar keselamatan kerja internasional, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya dan regulasi negara tujuan. Menurutnya, peluang bekerja di luar negeri harus dimanfaatkan melalui jalur resmi yang menjamin keamanan dan pelindungan pekerja migran Indonesia.

“Jangan membatasi impian Anda di batas-batas lokal. Bentangkan layar karier hingga ke mancanegara secara aman, legal, dan bermartabat,” pesannya kepada para lulusan.

 

Pesan tersebut sejalan dengan semangat PNUP dalam menghasilkan lulusan vokasi yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja nasional, tetapi juga memiliki daya saing global. Melalui kolaborasi dengan BP3MI, lulusan diharapkan semakin memahami peluang, persyaratan, dan prosedur penempatan kerja internasional yang sesuai dengan kompetensi masing-masing.

 

Sidang Senat Terbuka Luar Biasa tersebut dipimpin Ketua Senat PNUP, Prof. Dr. Ir. Muhammad Arsyad, M.T., dan turut dihadiri Kepala BP3MI Sulawesi Selatan, Wakil Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (Polipangkep), perwakilan PT IMIP, PT Trakindo Utama Makassar, Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd., Ikatan Alumni (IKA) PNUP, orang tua dan keluarga wisudawan.

 

Sejalan dengan penguatan kualitas pendidikan vokasi berkelanjutan, PNUP juga terus mengembangkan pendidikan pascasarjana melalui tiga program Magister Terapan, yakni Magister Terapan Rekayasa Perawatan dan Restorasi Jembatan, Magister Terapan Rekayasa Teknologi Manufaktur, serta Magister Terapan Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi. Selain itu, PNUP telah memiliki program Doktor Terapan Efisiensi Energi sebagai bagian dari transformasi pendidikan vokasi berbasis riset, inovasi, dan kebutuhan industri masa depan.

 

Melalui Wisuda Periode II Tahun Akademik 2026/2027, PNUP semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terbaik di Indonesia Timur yang konsisten mencetak lulusan berkualitas, memperkuat kemitraan industri, dan membuka peluang karier hingga tingkat internasional. Sebanyak 500 lulusan yang dikukuhkan diharapkan mampu membawa nama baik almamater, menjadi tenaga profesional berintegritas, serta menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.


@poltek_upg